10 Makanan Yang Menjijikan Di Jepang

10 Makanan Yang Menjijikan Di Jepang

10 . Shirako.

"Shirako" yang tampilannya mirip dengan usus sapi ini merupakan makanan yang terbuat dari alat kelamin ikan jantan dan sebuah kantong yang berisikan sperma ikan jantan. Saat mendengarnya saja ini makanan yang aneh untuk di coba. Tapi tahukah anda bahwa Shirako merupakan makanan yang populer di tempat PUB di Jepang dan juga Suhsi Bar.

9 . Inago No Tsukudani.

"Inago No Tsukudani" adalah masakan tradisonal Jepang yang sangat populer di masyarakat perdesaan daerah Yagamata, Nagano dan Gunma. Mungkin kemasanya dikit berbeda dengan gorengan serangga yang ada di Indonesia. "Inago" sendiri berarti belalang di rebus "Tsukudana" yaitu kecap manis dan di tambah dengan bumbu-bumbu khusus ala Jepang.

8 . Basashi.


"Sakuraniku" adalah sebuah nama untuk daging kuda mentah. "Sakura" yang berarti bunga Sakura mekar di padukan dengan "niku" yang berarti daging. Namun jika di hidangkan dengan irisan tipis sashimi akan menjadi "Basashi". Makanan ini terkenal di daerah Kumamoto, Nagano dan Oita, serta menjadi makanan yang umum juga di wilayah Tohoku. Selain dagingnya, ada juga makanan penutup yang berupa es krim yang terbuat dari daging kuda yaitu " es krim basashi ". Untuk kalian pencinta dan penikmat es krim basashi ini layak di coba sebagai pencuci mulut yang esktrim.

7 . Natto.


Natto di buat dari hasil fermentasi kacang kedelai makanan ini berbau tidak sedap dan benar-benar berlendir, yang juga mempunyai rasa yang sangat kuat dan sangat lengket seperti jaring laba-laba. Biasanya makanan Natto di sajikan sebagai menu sarapan di Jepang. Tapi, Natto secara umum kurang populer di antara orang asing yang datang ke Jepang. Natto adalah menu sarapan tradisional yang biasanya di makan dengan nasi dan sup miso. Kadang juga dengan saus mustrad panas ( karashi ) bahkan kecap manis dan juga telur mentah sering di campurkan dengan Natto. Hal yang mengejutkan tentang Natto yaitu, Natto adalah bahan umum yang di gunakan untuk membuat makan anjing, karena orang jepang percaya bahwa Natto bagus untuk hewan peliharaan mereka.

6 . Fugu .


"Fugu" adalah kata dalam bahasa Jepang untuk ikan buntal. Huruf kanji yang digunakan untuk menulis Fugu secara harfiah memiliki arti babi sungai. Daging Fugu bisa di makan, tapi kulit, hati dan ovariumnya mengandung sejumlah racun mematikan yang bernama tetrododoxin. Bila salah satunya unusu ini di konsumsi maka racunya akan melumpuhkan otot-otot sementara korban tetap sadar sepenuhnya dan akhirnya bisa meninggal karena sesak nafas. Restoran di Jepang bisa menyajikan daging Fugu jika dilakukan oleh koki Fugu yang memenuhi syarat. Jadi jangan pernah mencoba untuk makan ikan ini jika tidak tahu cara memasaknya dengan benar.

5 . Hachinoko.

Bila di lihat dengan sepintas maka seperti belatung, Hachinoko adalah larva lebah yang cukup terkenal di China dan Jepang. Saat bar lokal di Jepang kehabisan kacang untuk cemilan dan kita memerlukan asupan protein yang cukup untuk kembali beraktifitas, maka larva lebah "Hachinoko" yang renyah ini bisa jadi pengantinya. Penyajianya sederhana, dengan bumbu khas teriyaki yang sangat manis, di goreng dengan garam dan merica, atau di tumis dengan mentega dan saus lalu di santap dengan semangkuk nasi hangat. Larva lebah ini ternyata menjadi hidangan favorit almarhum Kaisar Hirohito di campur dengan nasi yang di bumbui kecap dan gula. Meski keliahatan sangat menyeramkan dan tidak menarik, namun jangan salah, makanan ini sangat kaya akan gizi.

4 . Zazamushi.

Makanan lain yang tersedia secara luas di Jepang baik dalam kemasan kalengan atau di restoran, adalah zazamushi yaitu serangga yang hidup di air. Zazamushi sebenarnya bukan serangga, tapi sebuah nama yang di terapkan pada larva serangga yang hidup di dasar sungai. Serangga "Mushi"tinggal di suatu tempat, dimana sungai membuat suara "zaazaa" ketika mengalir.

3 . Kujira & Iruca.

Ini merupakan bukti nyata bahwa di jepang ikan paus "kujira"masih di konsumsi sebagai makanan dalam hidangan berupa sashimi. Bahkan lumba-lumba "Iruca" yang lucu berakhir naas di dalam kemasaan dalam supermarket. Bila di Indonesia, tentunya hal ini akan dilarang karena ikan paus termasuk hewan yang di lindungi dan hampir punah populasinya.

2 . Shiokara.

"Shiokara" adalah makanan hasil laut yang sudah difermentasi dengan rasa yang asin dan amis, makanan ini memiliki rasa dan bau yang sangat tajam dan khas. Bahkan hanya sebagian orang Jepang yang bisa menikmati  makanan ini sehingga di kenal sebagai salah satu Chinmi, bercita rasa langka. Slaha satu cara mengkonsumsinya adalah dengan memakan langsung dalam sekali telan dan diikuti dengan meminum wiski. Karena itu hanya beberapa bar di Jepang yang menyediakan makanan ini makanan ini bisa pula di makan bersama nasi seperti makanan khas Jepang yang lain.

1 . Shirouo No Odorigui.

Shirouo adalah sebuah nama untuk ikan kecil yang transparan, di sebut Shirouo No Odorigui, karena ikan-ikan ini dimakan secara hidup-hidup yang kemudian akan terasa seperti menari - menari dimulut kita atau yang di sebut dengan "odorigui".

Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar